Selasa, 20 Maret 2012

BIMBINGAN PRIBADI


Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi
Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi kehidupan manusia dalam perkembangannya, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memiliki peran penting bagi kehidupan manusia. Selain mempercepat komunikasi, TIK juga memudahkan manusia dalam menyelesaikan urusannya.
Berikut  peranan TIK dalam berbagai bidang kehidupan manusia :
1. Bidang Penerbangan
  • Mengatur jadwal penerbangan (flight scheduling).
  • Mengatur perubahan jadwal terbang secara mendadak (itinerary change).
  • Mengatur sistem penjualan tiket dan reservasi penerbangan (real time reservation).
  • Mengatur sistem komunikasi kepada pilot-pilot pesawat mengenai apa yang harus dilakukan (flight progress checks).
2. Bidang Perbankan
  • Mengatur pelayanan rekening kepada nasabah.
  • Menyediakan mesin teller otomatis atau anjungan tunai mandiri (ATM). Dengan perangkat ini, pihak bank dapat memberikan kemudahan kepada nasabah untuk melakukan transaksi walaupun pada saat libur.
3. Bidang Perdagangan
  • Menyediakan sistem jaringan yang terkoneksi melalui alat bantu scanner (pemindai).
  • Menyediakan alat bantu konsumen untuk melakukan pengecekan harga.
4. Bidang Perkantoran
  • Menyediakan mesin penjawab telepon secara otomatis.
  • Menyediakan alat pengolah kata dengan mesin komunikasi berupa teleks dan faksimile.
5. Rumah Masa Depan
Peranan TIK dalam rumah masa depan yang berdasar pada home automation adalah ketersediaan alat pemantau bahaya yang dapat memberitahukan pencurian, kebakaran, dan kebocoran gas. Alat ini berfungsi secara otomatis dan diperintah lewat saluran telepon.
sumber :  http://www.seputarduniawanita.com/2011/09/manfaat-teknologi-informasi-dan.html

BIMBINGAN SOSIAL

Etika Bergaul dengan Teman Sebaya
Definisi / Pengertian Etika
Etika adalah suatu sikap seperti sopan santun atau aturan lainnya yang mengatur hubungan antara kelompok manusia yang beradab dalam pergaulan.
Kita semua manusia disebut sebagai makhluk sosial dan makhluk individu. Jadi kita semua walaupun mementingkan dan mendahulukan kebutuhan secara pribadi tetap membutuhkan dan memerlukan orang lain, untuk mengantar ketujuan yang kita butuhkan. Agar terjadi hubungan yang harmonis kalian perlu pembinaan dari sekarang ini sehingga nantinya tercipta hubungan yang selaras, serasi dan seimbang jauh dari pertentangan dan permusuhan yang dinilai dari masyarakat.
Adapun cara untuk membina hubungan yang harmonis sesama teman baik di sekolah dan di luar sekolah, anatara lain :
  1. Saling memahami perasaan orang lain / teman
  2. Mengerti perasaan orang lain
  3. Bersikap sabar dan penuh perhatian
  4. Mempunyai sikap hormat-menghormati sesama pada orang lain
  5. Menjunjung tinggi rasa kasih sayang / setia kawan
  6. Tidak saling mengejek atau mengolok-olok kelemahan orang lain
  7. Menyampaikan kritik yang tidak menyakitkan
  8. Tidak boleh mengikuti kehendak sendiri
  9. Saling gotong royong dan tolong menolong          
Untuk menjamin terbinanya pergaulan dalam masyarakat diperlukan sikap yang sopan santun, saling tolong menolong, menghormati orang tua, bicara yang baik kepada teman atau kepada yang lebih tua. Di dalam pembicaraan harus menggunakan tata bahasa yang sopan dan tidak boleh mengeraskan bunyi suara dalam berbicara.
Sebagai siswa kita tidak hanya dituntut pandai di bidang akademis saja tetapi juga harus mampu membina hubungan yang baik dan harmonis dengan guru, siswa dan karyawan, sehingga suasana di sekolah tercipta suasana yang menyenangkan.

Sumber  : http://belajarpsikologi.com/memelihara-etika-pergaulan/

BIMBINGAN BELAJAR


Tips Cara Meningkatkan Konsentrasi Belajar Untuk Dapat Nilai Bagus atau Tinggi
Setiap siswa sekolah dan mahasiswa perguruan tinggi pasti ingin lulus ujian sekolah dengan nilai yang baik dengan harapan bisa menjadi anak yang pandai agar kelak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di tempat yang favorit atau bekerja di tempat yang enak dengan penghasilan tinggi. Semua ditentukan pada nilai dan sikap perilaku kita di sekolah atau kampus.
Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk meningkatkan konsentrasi belajar para pelajar dan mahasiswa :
1. Hilangkan Beban dan Tugas-Tugas
Jika ada PR (pekerjaan rumah) sebaiknya diselesaikan dulu agar tidak kepikiran terus-menerus pada saat kegiatan belajar berlangsung. Lakukan identifikasi hal-hal yang harus dilakukan dan melaksanakannya agar tidak ada beban seperti cuci baju, bayar rekening listrik, mengembalikan dvd pinjaman ke teman, dan lain sebagainya.
2. Pikirkan Manfaat Belajar di Masa Depan
Untuk menyemangati kegiatan belajar kita harus sedikit berandai-andai, yakni kalau kita sudah besar nanti akan sukses jadi orang pandai, penghasilan besar, punya pacar cakep, dan lain-lain. Dengan demikian maka kita akan menjadi lebih terpacu untuk meraih masa depan yang kita cita-citakan. Bayangkan orang lain juga yang sayang kepada kita seperti ayah, ibu, adik, kakak, pacar, saudara, dan lain-lain akan ikut senang kalau kita jadi orang sukses. Sebaliknya kalau jadi orang bodoh maka kemungkinan untuk jadi orang susah semakin besar. Cari kerja sebagai office boy saja sulit apalagi mau kerja kantoran jadi eksekutif muda.
3. Jangan Terlalu Capek
Usahakan tidak membuat jadwal belajar dengan aktivitas fisik berlebih seperti olahraga, main seharian, jalan-jalan ke mall, dan lain sebagainya. kalau sudah terlanjur capek maka belajar sebentar pun sudah bisa membuat ngantuk. Bila pulang sekolah sebaiknya langsung tidur siang atau sore lalu setelah bangun tidur langsung belajar yang serius.
4. Posisi Belajar Yang Pas
Belajar jangan dengan posisi tubuh yang salah seperti sambil tiduran, sambil jalan-jalan, sambil nonton tv, sambil ngobrol, sambil jongkok, dan lain sebagainya. Belajarlah dengan posisi duduk di meja belajar jika ada atau di meja dan kursi yang membuat kita senyaman di meja kursi sekolah atau kampus. Jangan belajar sambil menghibur diri yang mengganggu seperti sambil main video game, main komputer, nonton televisi, sambil baca komik, dan sebagainya.
5. Makanan dan Minuman Pendamping
Siapakan makanan dan minuman ringan yang biasa-biasa saja sekedar untuk isi perut dan menghilangkan haus saja. Contohnya seperti singkong rebus sama teh tawar. Ketika lapar dan haus mendera kita akan dengan mudah untuk melenyapkannya.
6. Tempat Yang Tenang Tanpa Pengganggu Konsentrasi Beajar
Hindari lokasi belajar yang berisik yang mudah menghilangkan konsentrasi belajar kita. Bila perlu menyendirilah di kamar tanpa suara apapun. Beritahu orang-orang di rumah kalau kamu sedang belajar dan mohon untuk tidak diganggu beberapa waktu demi masa depan yang cemerlang. Tutup jendela dan pintu juga agar bila ada sesuatu yang lewat atau bergerak kita tidak terpancing untuk melihatnya.
7. Cari Tahu Metode Belajar Yang Tepat
Terkadang ada orang yang pelajaran bisa masuk ke otak jika sambil mendengarkan musik, sambil menyanyi, sambil keliling-keliling, sambil corat-coret kertas, dan lain-lain. Coba saja aktivitas tertentu yang menurut kamu dapat menunjang masuknya materi pelajaran ke dalam otak.
8. Strategi Menghapal Materi Pelajaran
Jika kamu punya kesulitan menghapal dan memahami pelajaran maka sebainya kamu membuat rangkuman pelajaran yang menurut kamu mudah dimengerti dan dapat dilihat dibaca-baca kembali jika ada yang lupa. Bisa juga membuat hubungan gambar-gambar yang mewakili point-poin pelajaran. Bisa juga merekam suara kita saat membaca materi pelajaran untuk didengar kembali. Bisa pula membuat pertanyaan-pertanyaan tertentu yang atas materi yang telah dipelajari, dan lain-lain.
9. Istirahat / Break Jika Lelah
Jangan dipaksakan tubuh yang lelah untuk terus belajar karena tidak ada gunanya. Percuma bila dipaksakan pun bisa-bisa menjadi sakit seperti pusing vertigo, demam, badan lemas, masuk angin, dan lain-lain. Pelajaran yang sudah dihapal pun mungkin saja bisa terlupakan.
10. Lupakan Sejenak Masalah Cinta dan Pacar
Buat apa pacaran kalau masa depan kamu rusak. Lebih baik jangan pacaran dulu kalau belum punya pacar atau buat kesepakatan dengan kekasih pujaan hati untuk janji saling setia dan saling mendukung dalam kegiatan belajar mengajar. Setelah membuat komitmen maka kamu harus tidak mudah kangen, cemburu, dan sebagainya. Nanti kalau sudah sukses dan mapan maka akan ada banyak cewek atau cowok yang antri buat kamu.
Sumber : http://organisasi.org/tips-cara-meningkatkan-konsentrasi-belajar-untuk-dapat-nilai-bagus-tinggi

BIMBINGAN KARIR

MEMAHAMI dan MENGEMBANGKAN BAKAT  dan MINAT
 
     Belajar ataupun bekerja pada bidang-bidang yang diminati terlebih lagi didukung dengan bakat serta talenta yang sesuai, akan membawa gairah dan memberi kenikmatan dalam mempelajari atau menjalaninya. Sayangnya seringkali remaja memilih suatu jurusan atau bidang studi karena terbawa dan ikut teman-temannya, atau memilih bidang yang sedang popular, tanpa sempat mencerna lebih dahulu dan memahami bidang yang akan dipelajari, menjadi apa setelah selesai sekolah ataupun lebih jauh lagi mengenali bidang pekerjaan seperti apa yang bisa digelutinya sesuai dengan latar belakang pendidikannya tersebut.
Mengembangkan minat dan bakat bertujuan agar seseorang belajar atau dikemudian hari bisa bekerja di bidang yang diminatinya dan sesuai dengan kemampuan serta minat dan bakat yang dimilikinya sehingga mereka bisa mengembangkan kapabilitas untuk belajar serta bekerja secara optimal dengan penuh antusias.
A. Pengertian Bakat
     Dalam aktivitas sehari-hari istilah bakat seringkali diinterpretasi secara berbeda-beda, seperti misalnya untuk menggambarkan kemampuan intelektual yang tinggi, minat yang menonjol, potensi, kemampuan yang diperoleh karena diturunkan dari orang tua, dan lain lain.
Bakat (aptitude) adalah kemampuan bawaan yang merupakan potensi yang masih perlu dikembangkan atau dilatih untuk mencapai suatu kecakapan, pengetahuan dan keterampilan khusus, misalnya kemampuan berbahasa, bermain musik, melukis, dan lain-lain. Seseorang yang berbakat musik misalnya, dengan latihan yang sama dengan orang lain yang tidak berbakat musik, akan lebih cepat menguasai keterampilan tersebut. Untuk bisa terealisasi bakat harus ditunjang dengan minat, latihan, pengetahuan, pengalaman agar bakat tersebut dapat teraktualisasi dengan baik.
Sehubungan dengan cara berfungsinya, ada 2 jenis bakat :
  1. Kemampuan pada bidang khusus (talent) misalnya bakat musik, melukis, dll
  2. Bakat khusus yang dibutuhkan sebagai perantara untuk merealisir kemampuan khusus misalnya bakat melihat ruang (dimensi) dibutuhkan untuk merealisasi kemampuan di bidang teknik arsitek.
     Bakat bukanlah merupakan trait atau sifat tunggal, melainkan merupakan sekelompok sifat yang secara bertingkat membentuk bakat. Misalnya dalam bakat musik terdapat kemampuan membedakan nada, kepekaan akan keserasian suara, kepekaan akan irama dan nada.
Bakat baru muncul atau teraktualisasi bila ada kesempatan untuk berkembang atau dikembangkan, sehingga mungkin saja terjadi seseorang tidak mengetahui dan tidak mengembangkan bakatnya sehingga tetap merupakan kemampuan yang latent.
B. Minat dan bakat
     John Holland, ahli yang banyak meneliti mengenai minat memberi pengertian minat sebagai aktivitas atau tugas-tugas yang membangkitkan perasaan ingin tahu, perhatian, dan memberi kesenangan atau kenikmatan. Minat dapat menjadi indikator dari kekuatan seseorang di area tertentu dimana ia akan termotivasi untuk mempelajarinya dan menunjukkan kinerja yang tinggi
Bakat akan sulit berkembang dengan baik apabila tidak diawali dengan adanya minat untuk hal tersebut atau hal yang berkaitan dengan bidang yang akan ditekuni. Tanpa minat untuk hitung menghitung, seseorang tidak akan berkembang menjadi seorang ahli matematika.
Bakat dalam suatu bidang tertentu, misalnya seni, musik, hitung menghitung, bahasa, dan lain-lain merupakan hasil interaksi antara bakat bawaan dan faktor lingkungan serta didukung dengan faktor kepribadian dan sikap kerja seseorang.
C. Tes bakat
     Tes bakat bertujuan membantu memberikan gambaran mengenai kemampuan seseorang di berbagai area minatnya di bidang-bidang tertentu, untuk kemudian merencanakan dan membuat keputusan mengenai pilihan pendidikan atau pekerjaan.
Melalui tes bakat diperoleh gambaran mengenai berbagai bidang kemampuan dan minat seseorang. Hasil tes bakat tidak dapat menentukan dengan mutlak pekerjaan atau karir apa yang harus dijalani, juga tidak untuk menjawab pertanyaan yang sangat khusus,
Setiap orang mempunyai bakat-bakat tertentu, masing-masing dalam bidang dan derajat yang berbeda-beda. Guru, orang tua, pembimbing perlu mengenal bakat anak-anaknya sehingga dapat memberikan pendidikan dan menyediakan pengalaman sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
D. Mengembangkan Minat dan Bakat Remaja (Siswa)
     Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa anak ke masa dewasa. Pada periode ini anak mencapai kematangan fisik dan diharapkan pula disertai dengan kematangan emosi dan perkembangan sosialnya. Masa ini berlangsung dari usia sekitar 12/ 13 tahun sampai 18-20 tahun yaitu usia sekolah menengah. Karena masa peralihan maka remaja pada umumnya masih ragu-ragu akan perannya dan menimbulkan krisis identitas. Remaja sedang mencari ”siapakah saya, apa peran saya?” Dalam usaha menemukan jati diri yakni mengetahui mengenai kebutuhan-kebutuhan pribadi serta tujuan yang ingin dicapai dalam hidupnya, maka pengembangan minat dan bakat remaja menjadi isue yang penting. Dalam mengembangkan kompetensinya remaja tetap membutuhkan bimbingan bari dari orang tua dan lingkungan rumah maupun sekolah.
Setiap anak memiliki kelebihan dan talenta yang sebagian sudah bisa tampak atau ditenggarai pada usia dini. Namun tidak jarang pula masih ada kemampuan dan bakat lain yang baru muncul di usia remaja atau bahkan pada periode perkembangan lebih lanjut. Usia remaja merupakan periode perkembangan dengan keinginan tahu yang tinggi, khususnya untuk berbagai area yang berkaitan dengan kehidupan remaja. Hal-hal apa dan dengan siapa remaja bergaul, aktivitas yang ada dalam lingkup kesibukannya sehari-hari bisa menjadi awal untuk menelusuri dan mengembangkan berbagai minat yang mungkin pada usia lebih muda belum nampak atau belum menjadi fokus perhatiannya. Rasa ingin tahu remaja seringkali diikuti dengan kebutuhan untuk mencoba atau melakukannya. Oleh karenanya dengan bimbingan yang terarah, masa remaja bisa menjadi masa yang menguntungkan untuk anak mengembangkan bakat dan kemampuan tertentu.
Beberapa hal yang perlu dilakukan orang tua, guru dan lingkungan dekat anak untuk mengembangkan minat dan bakat adalah :
  1. Sejak usia dini cermati berbagai kelebihan, keterampilan dan kemampuan yang tampak menonjol pada anak.
  2. Bantu anak meyakini dan fokus pada kelebihan dirinya
  3. Kembangkan konsep diri positif pada anak.
  4. Perkaya anak dengan berbagai wawasan, pengetahuan serta pengalaman di berbagai bidang.
  5. Usahakan berbagai cara untuk meningkatkan minat anak untuk belajar dan menekuni bidang keunggulannya serta bidang-bidang lain yang berkaitan.
  6. Tingkatkan motivasi anak untuk mengembangkan dan melatih kemampuannya.
  7. Stimulasi anak untuk meluaskan kemampuannya dari satu bakat ke bakat yang lain.
  8. Berikan penghargaan dan pujian untuk setiap usaha yang dilakukan anak
  9. Sediakan dan fasilitasi sarana bagi pengembangan bakat.
10.  Dukung anak untuk mengatasi berbagai kesulitan dan hambatan
dalam mengembangkan bakatnya.
11.  Jalin hubungan baik serta akrab antara orang tua / guru dengan anak
& remaja.
     Dengan mengembangkan minat dan bakat serta memberikan bimbingan karir sejak dini, remaja akan semakin menyadari mengenai apa yang ia suka dan mampu lakukan, dan akan menjadi lebih jelas pendidikan atau pekerjaan apa yang mungkin akan ditekuninya disertai dengan pemahaman tentang kekuatan dan kelemahannya, sehingga ia bisa menentukan pilihan yang tepat dan menyiapkan diri untuk menggapai impiannya.
 


Selasa, 13 Maret 2012

Satuan Layanan Bimbingan Belajar


SATUAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING
SMP ISLAM SOEDIRMAN AMBARAWA 
JL. YOS SOEDARSO NO. 46 


Kelas                                : VII A
Semester/Tahun                 : II/2011-2012
Waktu Pelaksanaan            : Rabu, 29 Feb 2012
Alokasi Waktu                   : 1 X 45 menit
Tempat                              : Ruang Kelas VIIA
Layanan/Bidang Bimbingan : Penguasaan konten/Bimbingan Belajar
Judul/Spesifikasi Layanan   : Meringkas Bahan Pelajaran Menggunakan Mind Map
Fungsi Layanan                  : Pengembangan
A. Tujuan Khusus :
1. Siswa dapat meringkas materi pelajaran sehingga memudahkkan para peserta didik dalam memahami materi pelajaran
2. Ringkasan sebagai salah satu bahan tambahan dalam mempersiapakan ujian.
B. Materi Layanan : Terlampir
C. Metode : Ceramah, diskusi
D. Kegiatan Awal :
  • Guru menciptakan kondisi kelas yang kondusif sebelum memulai melaksanakan kegiatan bimbingan 
  • Guru melakukan kegiatan apersepsi
  • Guru menyampaikan topik dan tujuan yang akan dibahas pada pertemuan ini
Kegiatan Inti                             :
a. Eksplorasi
1. Guru memberikan ceramah tentang Mind map, kemudian memutarkan video yang    berkaitan dengan mind map.
2. Siswa membentuk kelompok yang terdiri dari 3 orang.
b. Elaborasi
1. Siswa mengikuti diskusi dengan kellompoknya yang telah dibentuk,
2. Guru memilih secara acak, siswa meempresentasikan hasilnya.
c. Konfirmasi
Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap hasil diskusi yang dilakukan oleh siswa.





Kegiatan Akhir
  • Guru memberikan kesimpulan dari hasil diskusi siswa
  • Guru memberikan harapan terhadap materi layanan yang telah diberikan
E. Alat dan Media  : Kertas, papan tulis, lcd, laptop
F. Rencana Penilaian dan Tindak Lanjut
Penilaian Proses                        :
Guru mengamati bagaimana siswa mengikuti layanan
Penilaian Hasil              :
• Penilaian Laiseg
1. Mengamamati keaktifan siswa dalam mengikuti layanan.
2. Meberikan latihan untuk membuat mind map
• Penilaian Laijapen
Mengumpulkan tugas yang telah diberikan
• Penilaian Laijapang
Memantau perkembangan siswa dalam perkembangannya dalam belajar.
Tindak Lanjut                           :
Merencanakan kegiatan layanan lanjutan dengan topic yang berbeda.
G. Keterkaitan Layanan dengan Kegiatan Pendukung : Himpunan Data
I. Biaya : Rp 5000.- untuk pembelian kertas hvs guan menggambar mind map.
J. Catatan Khusus : -
                                                                                                    Salatiga, 22 Februari 2012
Mengetahui,

Kepala Sekolah                                                                                      Perencana Layanan

                                                                                                                Mara Imara Diani
                                                                                                                    132010112




Lampiran 1
Materi :
Mind Map
Bagaimana Memori Bekerja
Secara sederhana, daya ingat terkait dengan persepsi, perhatian yang Anda berikan (attention), dan proses berpikir atau memahami (reasoning).Informasi yang Anda terima akan dikaitkan dan saling terhubung dengan informasi yang sebelumnya telah diketahui atau dialami. Dengan demikian, secara alamiah manusia memilih informasi apa yang disukainya untuk diingat dan informasi apa yang tidak ingin disimpan. Proses memanggil kembali informasi ini bergantung kuat pada asosiasi yang dibentuk. Semakin kuat asosiasi sebuah informasi akan semakin mudah diingat dan dipanggil kembali.
Peta Pikiran atau Mind Map
Mind map, atau peta pikiran teknik mencatat kreatif dengan memanfaatkan bagaimana otak bekerja. Dengan cara ini, kita membuat catatan yang menghubungkan satu informasi dengan informasi lainnya disertai gambar dan warna untuk membantu asosiasi.Teknik menggunakan peta pikiran dipopulerkan oleh Tony Buzan, seorang ahli di bidang pendidikan.
Bagaimana Mind Mapping Bekerja
Pada teknik Mind Mapping, Anda akan mencatat menggunakan kata kunci (keyword) dan gambar. Perpaduan dua hal tadi akan membentuk sebuah asosiasi di kepala Anda dan ketika Anda melihat gambar tersebut maka akan terjelaskan ribuan kata yang diwakili oleh kata kunci dan gambar tadi.
  • Coba bayangkan kata “jeruk”. Ketika Anda membayangkan sebuah jeruk, maka Anda melihat buah yang berwarna kuning, rasa yang kadang manis dan kadang sedikit asam, atau segelas jus jeruk yang menyegarkan.
  • Pernahkah ketika mendengar kata jeruk yang terbayang di benak Anda adalah huruf-huruf J-E-R-U-K? Kecil kemungkinan hal itu yang Anda bayangkan. Demikianlah dalam Mind Mapping, Anda cukup menuliskan kata kunci yang mewakili dan gambar yang paling sesuai dengan asosiasi dan preferensi Anda.
Dalam membuat Mind Mapping juga disarankan menggunakan warna. Cara ini akan mempermudah Anda untuk menyusun pokok pikiran yang berbeda serta memperkuat efek asosiasi yang dibentuk oleh kata kunci-gambar-warna 
Membuat Catatan Mind Map Pertama Anda Kertas putih bersih. Disarankan menggunakan kertas yang cukup lebar kira-kira ukuran A4. Jangan gunakan kertas bergaris karena akan mengganggu gambar yang Anda buat 
  • Pensil, spidol warna-warni 
  • Kreativitas dan imajinasi Anda 
  • Pada contoh berikut saya mencoba merangkum buku berjudul “The Ultimate Book of Mind Map” setebal 230 halaman karangan Tony Buzan.
  • Maka langkah yang harus dilakukan adalah:
  • Tulis judul di tengah-tengah kertas dan beri gambar yang sesuai untuk memudahkan mengingat judul tersebut 
  • Buat cabang utama terkait topik tadi misalkan apa definisi mind map, bagaimana otak bekerja, apa itu kesuksesan, latihan apa yang bisa dilakukan dan bagaimana aplikasinya.
  • Teruskan dengan membuat cabang-cabang utama lainnya dan gunakan warna berbeda.
  • Ingat beri label setiap cabang hanya dengan kata kunci saja. Semakin sedikit semakin baik. Anda mencatat bukan untuk menghafal melainkan untuk memahami dengan bahasa Anda sendiri.
  • Selanjutnya dari tiap cabang buat sub cabang untuk hal-hal yang saling berhubungan.
  • Gunakan garis-garis lengkung dan alur yang nyaman buat Anda. Tidak ada aturan khusus dalam membuat mind mapping sebab Anda-lah sang seniman.
  • Jika ada hal-hal yang berhubungan pada sub yang berbeda, Anda bisa menarik garis sebagai pengingat adanya kaitan antara kedua hal tersebut.
  • Selesai 



Lampiran 2
Pedoman Diskusi :
Buatlah peta pikiran dalam satu lembar kertas  dengan imajinasi kalian. . . !
Dengan judul : “Siapa aku”
Supaya kalian lebih memahami apa itu Peta Pikiran
“Lakukanlah pilih bab yang kamu anggap itu sulit untuk melihat tebaran ide-ide dan gagasan. Dan gunakan peta pikiran untuk meletakannya pada tempat yang sesuai. Anda akan melihat struktur gagasan Anda.”


Lampiran 3
LAPORAN PELAKSANAAN
 LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR

Judul / Spesifikasi Layanan        : Meringkas materi pelajaran menggunakan Mind Map
Kelas                                       : VII A
Waktu Pelaksanaan                  : Rabu, 29 Febuari 2012
Hasil   :
Pada awal penyampaian layanan beberapa siswa tidak begitu antusias dengan materi yang akan disampaikan. Namun dengan alih – alih bermafaat  bekal untuk ujian nasional dari guru  mereka sangat antusias mengikutinya. Karena pada dasarnya hasil penyebaran angket mereka paling khawatir jika tidak lulus ujian.
Dan dapat dikatakan layanan yang telah dialaksanakan cukup berhasil. Dapat dilihat dari latihan yang telah diberikan, yaitu membuat Mind Map dengan judul “Siapa Aku”. Mereka mampu membuat dengan kreatifitas mereka. Dan ini dapat diharapkan supaya mereka mampu menggunakan Mind Map untuk beberapa mata pelajaran yang dianggap mereka sulit.

" POLA 17 PLUS "

Bimbingan dan Konseling Pola 17 Plus